Kamis, 22 November 2012

CERPEN- IDOLAKU YANG SOMBONG


“IDOLAKU YANG SOMBONG”
OLEH:DENI.S

“Ting…Tong…” Bel rumah berbunyi.
Seorang laki-laki yang tampan, memakai pakaian yang begitu rapih tiba-tiba datang menyerahkan sesuatu kepadaku. Awalnya,aku heran siapa laki-laki ini? Mengapa ia datang ke rumahku? lalu menyerahkan selembar kertas kepadaku. Aku berpikir sejenak!
Setelah menyerahkan sebuah kertas berwarna ungu muda lalu laki-laki itu pun pergi, sedikit gemetar dan penasaran kubuka juga selembar kertas itu, terbaca sebaris tulisan.
UNDANGAN
            DELLA JASSICA, ULANG TAHUN KE. 22
Ternyata hanya sebuah kertas undangan, Della sahabatku yang akan berulang tahun.
*****
Malam pun tiba, aku berangkat ke pesta ulang tahun Della. Aku pikir tak seorang pun akan menolak untuk hadir di ulang tahun Della, apalagi sahabatku ini selalu merayakannya dengan sangat meriah.
“Della… Happy Birthday Yach” ucapku sambil bersalaman.
“Terimakasih yah sudah mau datang ke pesta ulang tahunku” jawabnya menyambut tanganku.
 ”Del…Kamu ngundang siapa saja”
 “Aku mengundang band armada. “
“Hah!!” jawabku terkaget. “Yang bener ja Del” tanyaku memastikan.
“Buat apa sih aku bohong liat aja tuh di lantai dua.”
Ternyata  benar di lantai dua ada group band armada, aku hanya bisa diam dan  ga tau mau ngomong apalagi. Sebelum pesta itu selesai aku sudah menyusun rencana untuk bertemu band armada.
Saat pesta selesai, aku segera mencari band armada.
“Hai aku fans beratmu Rijal…, namaku Riska”
“Siapa kamu datang-datang ga jelas sih” jawabnya dengan wajah kaku.
 “Aku fans-mu, bolehkah aku meminta tanda tanganmu? Ulangku lagi.
“Maaf..lain kali saja” Jawabnya agak kasar.
 “Pliss aku ini dari dulu ngefans banget sama kamu boleh ya minta tanda tangannya.” Kejarku sambil memburunya.
”Kamu dibilangin aku ga bisa”
Akhirnya dia marah karena sikapku yang terus memaksanya.
”Kamu sangat sombong sekali percuma aku ngefans sama orang kayak kamu” Ucapku sedih.
Idola mungkin seorang bintang, namun bintang terkadang hanya indah ketika dilihat dari kejauhan, lalu ketika dekat seperti ini idolaku hanya sebuah bintang tanpa sinar terang.
*****

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar