Kamis, 22 November 2012

Cerpen- GUE SUKA GAYA LOE!


GUE SUKA GAYA LOE!
By. HANAMI CHAN

Yantiiiiiiiiiiiiiiiiii………!! Teriakku memanggilnya. Sudah beberapa kali aku mencoba untuk memanggilnya, namun ia tak kunjung datang.
            “Ada apa sih ran, manggil-manggil gue? “ tanyanya kepadaku.
“Sini liat deh, itu kan Gita Gutawa yang lo idam – idammin. Ya ngga? Jawabnya.
“Eh…iya itu kan Gita Gutawa, aduh makin cantik aja tu anak. gua pengen dah kaya’ dia………….”. jawabku panjang lebar.
“ mimpi kali………..” jawab Yanti singkat.
            Aku hanya nyengir waktu ia mengolok-olokku seperti itu. Tapi, ada benernya sih bahwa apa yang diucapkannya betul. Tidak mungkin orang seperti aku bermimpi jadi seperti Gita Gutawa. Sudah orangnya cantik, pintar, dan disiplin waktu lagi. Nah, itulah yang membuatku sangat mengidolakannya. Akan tetapi, walaupun aku seperti ini aku sangat bersukur banget. Soalnya tuhan telah memberikan anugrah kepadaku dengan sosok yang sempurna dan memiliki kepribadian ramah dan tamah. Itu makanya, aku banyak disukai oleh teman dan guru-guruku.

*****

Kringgggg…………..! Tiba-Tiba HP Selulerku berbunyi. Baru kusadari ternyata ada satu pesan disana, lalu kubuka pesan tersebut.
“ Yanti, tadi gue dapat kabar dari pihak sekolah. Bahwa, tulisan tangan elu sudah dibaca oleh pihak menejemennya Gita Gutawa yang lu idam-idamin itu. Katanya, tulisan tangan elu lumayan bagus dan dia akan nolong lu buat masuk ke sekolah khusus tulis-menulis.”
            Betapa terkejutnya diriku, di hari ini aku benar-benar senang. Kenapa, karena Gita Gutawa atau management-nya membaca tulisan tanganku dan ia akan memasukanku ke tempat kursus nulis-menulis.
Horeeeee…….! Triakku sekali lagi.
Lalu kubalas pesan dari Rani sahabatku. Kukatakan padanya, bahwa aku sangat-sangat berterimakasih. Karena dia tulisanku dibaca oleh idola idamanku, dan karena dia juga kupaksakan diriku untuk menulis dan memberikan karya-karya itu padanya. Aku benar-benar senang.
            Saat yang kunanti-natikan kini telah tiba, setelah 2 minggu kulalui dengan menunggu-nungu, ini saatnya aku masuk sekolah khusus tulis-menulis. Ditambah lagi artis yang ku idam-idamkan datang melihatku dan menjengukku disaat aku tengah asik belajar tulis-menulis.
Itu adalah kejutan yang mebuatku benar-benar senang. Walaupun aku terkadang sibuk dengan dunia tulis-menulisku, aku tetap melaksanan kewajiban yang semestinya seusiaku ini yaitu bersekolah. Ditambah lagi, nilai akhir semesterku kemarin bagus dan mendapatkan nilai rata-rata 10. Trimakasih Gita Gutawa, kerenamu aku mendapatkan apa yang ku inginkan dan karemu juga aku mendapatkan orang yang bisa memotivasiku.
            Jangan mencoba untuk menyerah dalam hidupmu. Karena, sesuatu tidak akan terjadi dalam pikiran benakmu sendiri tanpa sebuah usaha yang keras. Selalu optimis dan percaya diri, ok !!!! 

                                                                                                                        

CERPEN- IDOLAKU YANG SOMBONG


“IDOLAKU YANG SOMBONG”
OLEH:DENI.S

“Ting…Tong…” Bel rumah berbunyi.
Seorang laki-laki yang tampan, memakai pakaian yang begitu rapih tiba-tiba datang menyerahkan sesuatu kepadaku. Awalnya,aku heran siapa laki-laki ini? Mengapa ia datang ke rumahku? lalu menyerahkan selembar kertas kepadaku. Aku berpikir sejenak!
Setelah menyerahkan sebuah kertas berwarna ungu muda lalu laki-laki itu pun pergi, sedikit gemetar dan penasaran kubuka juga selembar kertas itu, terbaca sebaris tulisan.
UNDANGAN
            DELLA JASSICA, ULANG TAHUN KE. 22
Ternyata hanya sebuah kertas undangan, Della sahabatku yang akan berulang tahun.
*****
Malam pun tiba, aku berangkat ke pesta ulang tahun Della. Aku pikir tak seorang pun akan menolak untuk hadir di ulang tahun Della, apalagi sahabatku ini selalu merayakannya dengan sangat meriah.
“Della… Happy Birthday Yach” ucapku sambil bersalaman.
“Terimakasih yah sudah mau datang ke pesta ulang tahunku” jawabnya menyambut tanganku.
 ”Del…Kamu ngundang siapa saja”
 “Aku mengundang band armada. “
“Hah!!” jawabku terkaget. “Yang bener ja Del” tanyaku memastikan.
“Buat apa sih aku bohong liat aja tuh di lantai dua.”
Ternyata  benar di lantai dua ada group band armada, aku hanya bisa diam dan  ga tau mau ngomong apalagi. Sebelum pesta itu selesai aku sudah menyusun rencana untuk bertemu band armada.
Saat pesta selesai, aku segera mencari band armada.
“Hai aku fans beratmu Rijal…, namaku Riska”
“Siapa kamu datang-datang ga jelas sih” jawabnya dengan wajah kaku.
 “Aku fans-mu, bolehkah aku meminta tanda tanganmu? Ulangku lagi.
“Maaf..lain kali saja” Jawabnya agak kasar.
 “Pliss aku ini dari dulu ngefans banget sama kamu boleh ya minta tanda tangannya.” Kejarku sambil memburunya.
”Kamu dibilangin aku ga bisa”
Akhirnya dia marah karena sikapku yang terus memaksanya.
”Kamu sangat sombong sekali percuma aku ngefans sama orang kayak kamu” Ucapku sedih.
Idola mungkin seorang bintang, namun bintang terkadang hanya indah ketika dilihat dari kejauhan, lalu ketika dekat seperti ini idolaku hanya sebuah bintang tanpa sinar terang.
*****

MENGAPA KITA HARUS MEMPUNYAI IDOLA


MENGAPA KITA HARUS MEMPUNYAI IDOLA?

By. Ilham Cahyadi

Jika melihat televisi lalu melihat sosok seorang public figure, tokoh agama lalu kita bisa bertemu langsung dengan mereka, tentu kita akan sangat senang, karena salah satu dari mereka adalah Idola kita. Lalu siapakah idola kita saat ini?
Tentu, masing-masing kita semua mempunyai idola. Dan setiap kita pula selalu mempunyai alasan ketika memutuskan untuk mengidolakan seseorang. Mengapa kita mengidolakannya? Lalu tentu saja kita ingin bertemu dengan sang Idola,..Bukan!
Baiklah, sekarang mari kita melihat seberapa penting sebuah alasan ketika kita meng-idolakan seorang idola? Lalu tiba-tiba tercetus di kepala kita ingin seperti mereka atau hanya sekedar mengaguminya saja.
Mari kita lihat sejenak beberapa hal yang harus kita pertimbangkan saat kita memutuskan ketika meng-idolakan seseorang.
Pertama, Kenyataannya, baik kita sadari ataupun  tidak, seorang idola itu hanyalah manusia biasa yang memiliki sisi positif maupun negative dalam dirinya.  Idola mempunyai sikap dan tingkah laku yang baik maupun buruk, Apa masing-masing kita tahu, bahwa idola kita punya sifat baik atau pun buruk? Jika belum tahu, ada baiknya kita segera mencari tahu sisi baik dan buruk sosok yang sedang kita idolakan.
 Misalnya Tokoh Musik Reaggea, Bob Marley yang terkenal sangat cerdas dan fenomenal namun ternyata juga penghisap aktif Cannabis Sativa atau dikenal dengan Ganja, ini bagian hal yang penting untuk diketahui oleh setiap fans beratnya Bob Marley, karena bagaimana pun  Ganja adalah benda yang termasuk dalam zat-zat aditif yang terlarang digunakan.
Dibalik sisi buruknya Bob Marley, kita juga bisa melihat bahwa Marley sangat jenius, terlihat dari kemampuannya yang bisa memainkan banyak alat music, termasuk gitar, saxophone, percusi, piano dll. Selain itu juga Marley memiliki banyak penghargaan yang dari berbagai pihak atas karya-karyanya dalam dunia music.
Kedua, Melihat kenyataan seperti di atas , lalu apakah kita akan mengikuti keseluruhan perilaku sang idola atau tidak? Kenyataannya, para remaja saat ini kebanyakan akan mengikuti setiap perilaku tokoh yang diidolakannya baik itu buruk atau pun baik
Sebaiknya kita harus cerdas dan bijaksana ketika kita meng-idolakan seorang tokoh. Bagi pencinta musik reaggea harus skip bagian Marley yang suka menggunakan ganja, apalagi sebagai seorang muslim kita paham sekali bahwa Ganja memiliki hukum haram. Alasan inilah yang tidak boleh kita ikuti, kendatipun begitu tergila-gilanya kita pada si tokoh Reaggea yang keren ini.
Ketiga, Kemudian siapakah yang pantas kita idolakan? Dan mengikuti sikap perilaku terpujinya?
Sebagai seorang muslim kita wajib percaya bahwa hanya Nabi Muhammad SAW saja sebagai sosok pejuang dan pembela agama islam yang patut kita idolakan. Beliau memiliki perilaku yang terpuji dan semua prilaku beliau patut kita ikutinya.
            Jadi memiliki idola seorang public figure itu sah-sah saja. Apalagi jika seorang idola mampu memotivasi kita untuk berkarya, melakukan hal-hal yang berguna seperti yang mereka lakukan, namun juga tak terlepas dari penyaring untuk diri kita sendiri agar pintar-pintar memilih-milih mana saja yang patut dicontoh atau sebaliknya.
            *****

IDOLAKU ADALAH IBU


IDOLAKU ADALAH IBU

Oleh: Fahmi T


Ibu Engkaulah yang Melahirkanku.
Ibu Engkau Juga Yang Telah Membesarkanku.
Semenjak Kulahir di Dunia Ini
Engkau Selalu Mendidikku
Hingga Aku Dewasa  . . . . .

            Ibu Ma’afkanlah Segala Kesalahanku
Aku Sering Membuatmu Marah, Membuatmu kecewa . . . .
            Disaat Kukelelahan, Engkau Selalu Ada Untukku
Disaat Kusedih, Engkau juga yang selalu menghiburku
           
Kini Aku Telah Besar
Oh Ibu Ijinkan Aku Untuk Mencari Ilmu
Aku Ingin Belajar Mandiri
Relakanlah Aku Pergi… Ibu…
                       
Ibu Doa’akanlah Aku
Karena Kuingin Membahagiakanmu
Dan Kuingin Melihatmu Selalu Tersenyum . . . . .

TERIMAKASIH WAHAI IBUNDAKU


TERIMA KASIH WAHAI IBUNDAKU
Oleh: M. Aldi


Pagi Telah Terbangun
Bersambut Kicauan Camar yang Saling Bersahutan . . . .
Ditengah Kesunyian . . . .
Bertiuplah angin yang membawa hembusan
Kerinduan Kepada Sosok Seorang Ibu.
Hingga Sang Surya Telah Beranjak
Naik ke Atas Padang Safana . . .
Kumasih Termenung Menanti
Saat-saat Ku Kembali dan Memecahkan
Serpihan-serpihan Rasa Rinduku . . . .
Di tengah Samudra Ini Kumenyesal
Diantara Rintihan Rasa Sesalku.
Ibu . . . . .
Ma’afkanlah Aku.
Yang Telah Membuat Air Matamu Menetes.
Di Tengah Gurun Kesedihanmu . . . .
Ma’afkanlah Aku Akan Bulir-bulit Kesalahanku Kepadamu . . . .
                        Ibu . . . . .Terimakasihku tak pernah bisa membalasmu.
Terimakasih Atas Semua Keikhlasanmu.
Terima kasih Atas Semua Cinta, Kasih, Serta Sayangmu.

Jumat, 08 Juni 2012

Liputan Acara Perpisahan Angkatan II

Sayangi gurumu

By

Ilham dan Fahmi



            Hari Minggu tanggal 03 Juni 2012, Sabiluna mengadakan acara pelepasan peserta didik angkatan II. Acara berlangsung dengan meriah dan khidmat. Banyak penampilan yang ikut memeriahkan acara tersebut. Di antaranya Drama kelas 7 dan penampilan silat, ada puisi pula dari santri putri dan sebuah drama motivasi dari club jurnalistik Our Way.

            Dari sekian undangan yang datang terlihatlah jajaran wali murid, guru-guru, kepala yayasan duduk di barisan kursi tamu. Mereka datang untuk menyaksikan acara pelepasan santri angkatan kedua. Kali ini santri-santri yang mendapatkan penghargaan terbaik di antaranya Farhan, Fitri, Jeje dan Irna. Kebetulan semuanya adalah pengurus Our Way sebelumnya.

            Acara dimulai pada pukul 9.30 WIB, dibuka dengan persembahan TK Islam Sabiluna yang begitu lincah memainkan angklung dan pianika. Persembahan selanjutnya Drama dan Silat dari kelas 7 mampu memberikan decakan kagum dari penonton. Puisi persahabatan yang dibacakan oleh Sulia, Windi dan Fitriyanti menambah kesyahduan acara ini. Dan persembahan terakhir dengan sangat manis sebuah drama GENG KABEL, MERAIH MIMPI dari Our Way mendapat tepukan yang meriah.

            Menjelang siang Direktur SMP Sabiluna memberikan sambutan, bahwa begitu banyak perubahan yang baik terjadi di Sabiluna, menurut beliau santri-santri yang lulus hari ini siap untuk menjadi Imam shalat, bersosialisasi dengan masyarakat dan lingkungan.

            Penutup acara ini sebuah nasehat dari Pimpinan Pondok Pesantren Abi Nasuha Abu Bakar, bahwa kita harus menyayangi guru, setiap guru menegur adalah sebuah bukti kasih saying untuk santrinya. Guru juga tak meminta imbalan jika kemudian hari santri telah sukses.

            Hari ini angkatan II telah meninggalkan Sabiluna. Ada keharuan  yang hadir di penutupan hari ini. Semoga kelak mereka semakin berprestasi di sekolah yang baru dan selalu menjaga nama Sabiluna.


Jakarta, 8 Juni 2012